Putin mengumumkan gencatan senjata selama 2 hari di Ukraina

Putin mengumumkan gencatan senjata selama 2 hari di Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Senin mengumumkan gencatan senjata selama dua hari dalam perang dengan Ukraina untuk memperingati ulang tahun kekalahan Jerman Nazi dalam Perang Dunia II.

Gencatan senjata akan berlangsung pada hari Jumat dan Sabtu, menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia.

Sementara gencatan senjata sementara bukanlah hal asing dalam konflik ini, yang dimulai ketika Rusia melancarkan invasi skala besar ke negara itu pada tahun 2022, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tidak segera mengkonfirmasi bahwa mereka akan patuh pada gencatan senjata tersebut.

00:23

Drone Rusia dijatuhkan di Ukraina timur

00:0000:00

Berbicara di Yerevan, Armenia, ia mengatakan bahwa sementara pejabat Amerika Serikat dan Rusia telah berbicara tentang gencatan senjata, ide tersebut belum secara resmi diajukan kepada pejabat Ukraina.

“Ini adalah perang Rusia melawan Ukraina. Jika Amerika dan Rusia bernegosiasi, penting bagi pihak kami untuk mengetahui tentang apa mereka berbicara,” kata Zelenskyy.

Sebuah pernyataan yang dikaitkan dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengancam Ukraina dan diplomat asing jika gencatan senjata tidak dihormati oleh Kyiv.

Otoritas Ukraina telah menuduh Rusia melanggar gencatan senjata sebelumnya. Staf jenderal angkatan bersenjata Ukraina mengatakan bahwa Rusia melanggar gencatan senjata Paskah dengan penembakan bulan lalu, dan Kementerian Pertahanan Rusia menuduh angkatan bersenjata Ukraina melakukan hal yang sama.

Kementerian Luar Negeri Ukraina juga mengatakan tahun lalu bahwa Rusia menyerang fasilitas energi Ukraina selama gencatan senjata.

Dalam hal angkatan bersenjata Ukraina melanggar gencatan senjata, pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan “populasi sipil Kyiv dan pegawai misi diplomatik asing agar meninggalkan kota tepat waktu.”

Zelenskyy mencatat dalam sebuah posting di X bahwa Ukraina akan menjaga gencatan senjata timbal balik yang dimulai pada tengah malam hari Selasa.

“Sudah saatnya bagi para pemimpin Rusia untuk mengambil langkah nyata untuk mengakhiri perang mereka, terutama karena Kementerian Pertahanan Rusia percaya bahwa mereka tidak dapat mengadakan parade di Moskow tanpa goodwill Ukraina,” kata Zelenskyy dalam postingan tersebut.

Diperkirakan hingga 27 juta orang telah meninggal selama Perang Dunia II, dan Hari Kemenangan adalah perayaan besar di Rusia.



Sumber

Tagged

About Fajar Wicaksono

Fajar Wicaksono menulis berita internasional dan politik global, meliputi konflik dunia, hubungan diplomatik, serta perkembangan geopolitik yang memengaruhi kawasan dan dunia.

View all posts by Fajar Wicaksono →