Gaming, esports dipandang sebagai penggerak ekonomi kreatif Indonesia

Gaming, esports dipandang sebagai penggerak ekonomi kreatif Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Industri game dan esports telah berkembang melampaui hiburan dan memiliki potensi untuk menjadi penggerak utama ekonomi kreatif Indonesia, kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

“Kementerian Ekonomi Kreatif tidak hanya fokus pada bakat, tetapi pada seluruh ekosistem,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Ekosistem tersebut mencakup gamer, casters, komunitas, penyelenggara acara, media, dan profesi baru yang muncul dari subsektor game yang menciptakan lapangan kerja dan peluang pertumbuhan bagi generasi muda Indonesia.

Menurut Riefky, sekitar 60 persen Gen Z dan milenial saat ini lebih suka pekerjaan yang sejalan dengan minat dan hasrat mereka.

Dia mengatakan tren ini menghadirkan peluang besar bagi ekonomi kreatif, terutama sektor game dan esports, untuk tumbuh lebih cepat dalam beberapa tahun ke depan.

Dukungan pemerintah untuk industri ini tercermin dalam kolaborasi yang sedang berlangsung antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Asosiasi Esports Indonesia (IESPA).

Kedua belah pihak telah menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat pengembangan talenta digital, meningkatkan nilai ekonomi industri game, dan memperluas peluang inovasi di antara para pengusaha kreatif.

Kementerian juga menerima penghargaan Best Government Agency Partner di Majelis Nasional IESPA 2026.

Ketua IESPA Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mengatakan kerjasama antara pemerintah dan pelaku industri sangat penting untuk membangun ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin IESPA tidak hanya fokus pada pengembangan atlet dan pemain profesional, tetapi juga pada pembangunan seluruh ekosistem esports. Dengan kolaborasi yang lebih kuat, kami optimis bahwa esports Indonesia dapat maju lebih jauh dan memperkuat keberadaannya di tingkat regional dan global,” katanya.

Dengan dukungan yang semakin berkembang dari pemerintah, komunitas, dan pelaku industri, esports di Indonesia tidak lagi hanya fokus pada pencapaian kompetitif.

Sektor ini semakin diposisikan sebagai pilar ekonomi kreatif yang mampu menciptakan peluang bisnis, menghasilkan pekerjaan, dan memproduksi talenta digital yang siap bersaing secara global.

Berita terkait: Indonesia mendorong budaya sebagai penggerak utama ekonomi kreatif
Berita terkait: Indonesia memperluas dorongan infrastruktur ekonomi kreatif

Penerjemah: Chairul Rohman, Raka Adji
Editor: Anton Santoso
Hak cipta © ANTARA 2026



Sumber

About Aditya Pranawa

Aditya Pranawa berfokus pada pemberitaan politik dan isu nasional, mencakup kebijakan pemerintah, dinamika politik, parlemen, serta peristiwa penting yang berdampak pada masyarakat luas.

View all posts by Aditya Pranawa →