Amerika Serikat terus mencari metode baru untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia dan Iran.

Amerika Serikat terus mencari metode baru untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia dan Iran.

Kami terus mencari cara-cara baru untuk menerapkan sanksi terhadap Rusia dan Iran,


Sumber

Baca juga: Rusia-Iran tekankan negosiasi berkelanjutan guna redakan tensi Timteng

“Kami terus mencari cara-cara baru untuk menerapkan sanksi terhadap Rusia dan Iran,” kata Burke saat menghadiri sidang dengar pendapat di DPR AS.Pada bulan Maret sebelumnya, Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS menerbitkan lisensi umum yang memperbolehkan semua transaksi terkait minyak Rusia dan Iran yang sudah dimuat ke kapal hingga tanggal 11 April dan 19 April masing-masing.Selain itu, pada 14 April, Departemen Keuangan AS mengumumkan akan mengakhiri pengecualian sanksi terhadap minyak Iran. Selanjutnya, pada 17 April, departemen itu mengeluarkan lisensi umum yang memperbolehkan penjualan minyak Rusia yang telah dimuat ke kapal per 17 April hingga 16 Mei.Penerjemah: PrimayantiEditor: M Razi RahmanCopyright © ANTARA 2026Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta banyak korban sipil.Kemudian, pada 21 Maret, NBC News melaporkan bahwa kebijakan ini berpotensi memberikan Iran lebih dari 14 miliar dolar AS. Namun, Menteri Keuangan AS Scott Bessent kemudian menepis angka tersebut dan menyebutnya sebagai “mitos”.Sumber: Sputnik/RIA NovostiBaca juga: AS tidak tertarik usulan Rusia untuk ekspor uranium dari IranIran kemudian merespons dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.Baca juga: Intelijen peringatkan konflik AS-Iran bisa libatkan China, RusiaDilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Washington (ANTARA) – Amerika Serikat (AS) sedang gencar mengupayakan langkah baru dalam penerapan sanksi terhadap Rusia dan Iran, ungkap Jonathan Burke, Asisten Menteri Keuangan AS untuk Pendanaan Terorisme, pada Rabu (22/4). Ia menegaskan bahwa pengecualian sanksi terhadap minyak dari Rusia dan Iran tidak akan memberikan keuntungan besar bagi kedua negara tersebut, dan kebijakan sanksi ini dipandang sulit menghasilkan dampak nyata.


Peningkatan konflik tersebut hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, yang turut mendorong kenaikan harga bahan bakar.

About Dewi Anggraini

Dewi Anggraini meliput isu ekonomi dan bisnis, menghadirkan informasi seputar pasar, keuangan, investasi, serta perkembangan dunia usaha secara ringkas, faktual, dan mudah dipahami.

View all posts by Dewi Anggraini →