
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Presiden Donald Trump mengumumkan pada akhir Jumat bahwa pasukan AS dan Nigeria telah melakukan operasi yang membunuh seorang pemimpin ISIS global.
Trump mengidentifikasi teroris itu sebagai Abu-Bilal al-Minuki, yang ia gambarkan sebagai wakil ISIS di tingkat global.
“Malam ini, atas arahan saya, pasukan Amerika yang berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria melaksanakan misi yang direncanakan dengan sangat teliti dan sangat kompleks untuk menghilangkan teroris yang paling aktif di dunia dari medan perang,” tulis Trump dalam sebuah posting di Truth Social.
“Abu-Bilal al-Minuki, wakil komando ISIS secara global, berpikir dia dapat bersembunyi di Afrika, tetapi dia tidak tahu bahwa kami memiliki sumber yang menjaga kami tetap terinformasi tentang apa yang dia lakukan,” lanjut Trump. “Dia tidak akan lagi meneror rakyat Afrika, atau membantu merencanakan operasi untuk menyerang orang Amerika.”
100 PASUKAN AS MENDARAT DI NIGERIA SAAT MILISI ISLAM MENGANCAM KEAMANAN REGIONAL AFRIKA BARAT
Presiden Donald Trump duduk di meja memantau operasi militer selama Operasi Epic Fury melawan Iran di Gedung Putih di Washington, D.C., pada 2 Maret. (Gedung Putih via Akun X/Anadolu/Getty Images)
Trump juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Nigeria atas kerjasamanya dalam misi tersebut.
“Dengan penghapusannya, operasi global ISIS sangat berkurang,” tambahnya.
Detail tambahan mengenai misi tersebut tidak segera tersedia.
Fox News Digital telah menghubungi Gedung Putih untuk memberikan komentar.
MILITER AS DI SURIA MELAKUKAN 10 SERANGAN PADA LEBIH DARI 30 TARGET ISIS: FOTO
Pemberitahuan ini datang setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan telah melakukan beberapa serangan terhadap lebih dari 30 target ISIS di Suriah pada bulan Februari sebagai bagian dari upaya militer bersama untuk “mempertahankan tekanan militer yang tiada henti pada sisa-sisa jaringan teroris.”
CENTCOM mengatakan pasukan AS melakukan serangan terhadap infrastruktur ISIS dan tempat penyimpanan senjata menggunakan pesawat sayap tetap, pesawat putar dan pesawat tak berawak.

Militer AS melancarkan sepuluh serangan terhadap lebih dari 30 target ISIS di Suriah setelah embush bulan Desember yang menewaskan pasukan AS. (CENTCOM)
Trump memberi tahu para wartawan pada 27 Januari bahwa ia memiliki “percakapan yang hebat” dengan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa.
“Semua hal yang berkaitan dengan Suriah di area itu berjalan dengan sangat, sangat baik,” katanya saat itu. “Jadi, kami sangat senang tentang hal itu.”
CENTCOM mengumumkan pada bulan Februari bahwa lebih dari 50 teroris ISIS telah dibunuh atau ditangkap dan lebih dari 100 target infrastruktur ISIS telah dihantam selama dua bulan operasi yang ditargetkan di Suriah.
KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDuh APLIKASI FOX NEWS
AS meluncurkan Operasi Hawkeye Strike sebagai tanggapan terhadap serangan ISIS yang menewaskan dua anggota layanan AS dan seorang penerjemah Amerika pada 13 Desember 2025, di Palmyra, Suriah.
Ashley J. DiMella dari Fox News Digital berkontribusi pada laporan ini.
