Yandri, Menteri Desa, mengajak Baznas berkolaborasi untuk mewujudkan desa zakat

Yandri, Menteri Desa, mengajak Baznas berkolaborasi untuk mewujudkan desa zakat

Baca juga: Mendes ajak keluarga besar Kemendes sukseskan program prioritasBaca juga: Baznas RI bangun tiga masjid darurat di Gaza Palestina

Sumber

Baca juga: Wamendes: Pelatihan bahasa asing buka peluang kerja global warga desaBaca juga: Mendes minta keseriusan semua pihak sukseskan pemutakhiran DTSENMendes Yandri menyatakan Kemendes PDT dan Baznas memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat desa mengenai kewajiban berzakat.Di sisi lain, Ketua Baznas, Sodik, menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Kemendes PDT dalam memaksimalkan potensi zakat di desa.”Saya ingin menumbuhkan kesadaran ini, kamu mendapatkan rezeki dari Allah SWT, maka keluarkanlah zakat malnya. Jangan hanya menikmati hasilnya saja. Itu juga bisa digunakan untuk membangun desa, meningkatkan kualitas SDM-nya, memberikan beasiswa pendidikan, dan lain sebagainya,” ucapnya.Ia menyebutkan empat langkah yang akan dilakukan, yaitu meningkatkan pengumpulan zakat, memperkuat kolaborasi, memperluas pembentukan UPZ hingga ke tingkat desa, serta menjaga amanah pengelolaan zakat tersebut.Kedua pihak sepakat untuk bersinergi dalam meningkatkan literasi zakat di desa, membentuk unit pengumpul zakat (UPZ), serta mengembangkan desa percontohan berbasis zakat.Menurutnya, pelaku usaha di desa, baik individu maupun kelompok, perlu didorong untuk menunaikan zakat mal dari penghasilan yang mereka dapatkan.Jakarta (ANTARA) – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengimbau Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk bekerja sama dalam mengimplementasikan program desa zakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.Pernyataan tersebut disampaikan saat bertemu dengan Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, dan jajaran di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta pada hari Senin.Baca juga: Baznas ajak seluruh amil perkuat kinerja untuk maksimalkan dampak ZISPewarta: Tri Meilani AmeliyaEditor: Riza MulyadiCopyright © ANTARA 2026″Ada empat hal yang akan kami lakukan, yaitu meningkatkan potensi pengumpulan zakat, kolaborasi, mendirikan UPZ-UPZ hingga ke desa, dan menjaga amanah zakat tersebut,” ucap Sodik.Ia juga menjelaskan bahwa berbagai program ekonomi desa yang sedang dijalankan pemerintah, seperti budidaya ayam petelur, lele, nila, dan ayam pedaging, memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan program zakat.


“Oleh karena itu, kampanye literasi zakat harus sederhana, masuk akal, mudah dimengerti, dan mereka ingin melakukannya,” ujarnya.

About Dewi Anggraini

Dewi Anggraini meliput isu ekonomi dan bisnis, menghadirkan informasi seputar pasar, keuangan, investasi, serta perkembangan dunia usaha secara ringkas, faktual, dan mudah dipahami.

View all posts by Dewi Anggraini →