
Jayapura (ANTARA) – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyoroti rencana untuk mendirikan komando daerah militer (Kodam) baru di Provinsi Papua Tengah, bertujuan untuk menyederhanakan rantai komando demi peningkatan efektivitas operasional.
“Pembentukan Kodam baru ini semata-mata dimaksudkan untuk memperpendek rantai komando, termasuk dalam menghadapi ancaman keamanan,” ungkap Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Jayapura, Provinsi Papua, pada hari Jumat.
Ia mencatat rencana ini sebagai langkah strategis menuju efektivitas yang lebih besar, mengingat Kodam Cenderawasih saat ini mengawasi stabilitas dan keamanan di tiga provinsi: Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Sikumbang mengatakan komandonya akan terus menangani keamanan di Papua Tengah untuk saat ini, bekerja sama dengan unit militer lainnya di wilayah tersebut.
“Kami berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan untuk memungkinkan inisiatif pembangunan yang lancar,” tambahnya.
Panglima mencatat bahwa TNI AD telah memulai serangkaian upaya untuk meningkatkan kesejahteraan lokal, termasuk pembangunan infrastruktur vital seperti jembatan dan jalan, serta pengembangan koperasi.
Berita terkait: Tentara Indonesia membebaskan desa Papua, menetralkan 14 pemberontak
Berita terkait: Program militer membangun harapan kemajuan di Papua Tengah
Berita terkait: Petugas TNI mengadakan kegiatan belajar untuk anak-anak Papua Tengah
Penerjemah: Evarukdijati, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026
