Spanyol menarik duta besar secara permanen dari Israel di tengah perang Iran

Spanyol menarik duta besar secara permanen dari Israel di tengah perang Iran

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Spanyol secara permanen menarik duta besarnya untuk Israel pada hari Selasa karena menolak serangan AS-Israel terhadap Iran, yang semakin memperburuk ketegangan diplomatik antara kedua negara.

Pemerintah Spanyol secara resmi mengakhiri posisi duta besar dalam buletin resmi dan mengatakan bahwa kedutaan besarnya di Tel Aviv kini akan dipimpin oleh seorang chargé d’affaires untuk waktu yang tidak ditentukan.

Madrid telah menarik duta besarnya pada bulan September lalu setelah Israel mengutuk keputusan Spanyol untuk memblokir pesawat dan kapal yang membawa senjata ke Israel dari menggunakan pelabuhan atau ruang udara Spanyol. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar menyebut langkah tersebut antisemitik pada saat itu.

Ketika seorang wartawan pada hari Rabu bertanya apakah Spanyol, secara umum, bekerja sama dengan AS, Presiden Donald Trump menjawab, “Tidak, mereka tidak. Saya rasa mereka tidak bekerja sama sama sekali.”

KEPALA NEGARA DUNIA TERBAKAR ATAS TINDAKAN MILITER SAAT SERANGAN AS-ISRAEL KE IRAN DALAM OPERASI YANG TERKOORDINASI

Orang berjalan melewati gedung yang rusak setelah serangan di sebuah kantor polisi, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 4 Maret 2026. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)

“Spanyol, saya rasa mereka sangat buruk,” kata presiden. “Sangat buruk. Tidak baik sama sekali. Kami mungkin akan memutuskan perdagangan dengan Spanyol.”

“Saya tidak tahu apa yang dilakukan Spanyol,” lanjut Trump. “Mereka sangat buruk terhadap NATO. Mereka dilindungi, mereka tidak ingin membayar bagian yang adil. Dan mereka sudah begitu selama bertahun-tahun.”

Trump menambahkan bahwa orang-orang Spanyol “fantastis,” sementara kepemimpinannya “tidak begitu baik.”

TRUMP MENYURUH MITRA NATO UNTUK DUKUNGAN SEDANGKAN HEGSETH MENYERANG KERAGU-RAGUAN

Presiden Donald Trump berbicara kepada wartawan

Presiden Donald Trump berbicara dengan wartawan sebelum berangkat dengan Marine One dari Taman Selatan Gedung Putih, Rabu, 11 Maret 2026, di Washington. (Foto AP/Alex Brandon)

Senator Lindsey Graham, R-S.C., pada hari Rabu mengkritik keputusan Spanyol untuk menarik duta besarnya dari Israel secara permanen sebagai “sulit untuk saya terima.”

“Spanyol adalah anggota NATO, dan Amerika Serikat serta Israel sedang melakukan operasi bersama melawan rezim Iran yang secara terbuka menyerukan penghancuran Negara Yahudi, menyerang Barat, dan berupaya memurnikan Islam dalam citranya sendiri,” tulis Graham di X.

Bendera Spanyol dan Israel

Spanyol menarik duta besarnya untuk Israel, yang merupakan ketegangan terbaru dalam hubungan diplomatik yang buruk antara kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. (Reuters/Dado Ruvic/Ilustrasi/Foto File)

“Rezim Nazi agama di Iran adalah masalahnya, bukan Negara Yahudi,” senator itu melanjutkan. “Saya berharap tindakan Spanyol tidak akan mendorong rezim tirani dan fanatik di Iran — yang menyalahgunakan rakyatnya sendiri — untuk bertahan.”

KLIK DI SINI UNTUK MENGEUNDHA APLIKASI FOX NEWS

Hubungan antara Spanyol dan Israel telah memburuk tajam sejak Israel meluncurkan kampanye militernya di Gaza sebagai respon terhadap serangan teror Hamas pada 7 Oktober 2023.

Israel juga menurunkan kehadiran diplomatiknya di Spanyol pada bulan Mei lalu setelah Spanyol mengakui negara Palestina, menempatkan kedutaan besarnya di Madrid di bawah seorang chargé d’affaires.



Sumber

About Fajar Wicaksono

Fajar Wicaksono menulis berita internasional dan politik global, meliputi konflik dunia, hubungan diplomatik, serta perkembangan geopolitik yang memengaruhi kawasan dan dunia.

View all posts by Fajar Wicaksono →