Hakim imigrasi memblokir deportasi penghasut anti-Israel dari Columbia

Hakim imigrasi memblokir deportasi penghasut anti-Israel dari Columbia

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Seorang hakim federal pada hari Selasa memblokir pemerintahan Presiden Donald Trump dari mendeportasi Mohsen Mahdawi, seorang pemimpin pro-Palestina yang memimpin demonstrasi anti-Israel di Universitas Columbia.

Hakim Nina Froes menghentikan kasus tersebut setelah mengatakan bahwa pihak berwenang federal melakukan kesalahan prosedural dan gagal mengesahkan dokumen yang mereka coba diajukan sebagai bukti.

“Saya bersyukur kepada pengadilan karena menghormati aturan hukum dan mempertahankan garis melawan upaya pemerintah untuk mengabaikan proses hukum yang semestinya,” kata Mahdawi dalam sebuah pernyataan. “Keputusan ini adalah langkah penting menuju penegakan apa yang ditakuti untuk dihancurkan: hak untuk berbicara demi perdamaian dan keadilan.”

Juru bicara Kementerian Keamanan Dalam Negeri Tricia McLaughlin mengutuk keputusan tersebut pada hari Selasa, mengatakan bahwa pemerintahan Trump tetap berkomitmen untuk mencabut visa Mahdawi.

ADMINISTRASI TRUMP MEMBUAT TINDAKAN TERHADAP ANTISEMITISME KETIKA PEJABAT DOJ MENGETAHUI ‘RETORIKA KEKERASAN’ PARA PENGGERAK RADIKAL

Aktivis Palestina Mohsen Mahdawi tidak akan dideportasi setelah Hakim Imigrasi Nina Froes memutuskan pemerintah gagal memberikan bukti yang cukup. (Amanda Swinhart / AP )

“Tidak ada hakim aktivis, bukan yang ini atau yang lainnya, yang akan menghentikan kami dari melakukan itu,” katanya.

Putusan Froes berkaitan dengan dokumen yang diajukan sebagai bukti oleh pengacara federal. Dokumen tersebut merujuk pada Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang mengatakan non-warga negara dapat dikeluarkan dari negara jika kehadiran mereka dapat merusak kepentingan kebijakan luar negeri AS.

Froes menulis dalam putusannya bahwa pengacara pemerintah mengajukan fotokopi dokumen tersebut ke pengadilan, tetapi mereka gagal mengesahkannya sebagaimana yang dipersyaratkan oleh undang-undang federal.

HAKIM FEDERAL MENYOKONG KEPALA ANTI-ISRAEL MAHMOUD KHALIL, MEMBERHENTIKAN UPAYA DEPORTASI PEMERINTAH TRUMP

Aktivis Palestina Mohsen Mahdawi

Mohsen Mahdawi, yang dituduh membuat pernyataan antisemitisme dan memimpin protes di Universitas Columbia, memenangkan kasus deportasi setelah hakim menemukan bukti tidak cukup. (REUTERS/Ryan Murphy)

Mahdawi, 34, ditangkap pada April 2025 selama janji kewarganegaraan di Vermont dan menghabiskan lebih dari dua minggu dalam penahanan. Dia kemudian dibebaskan dengan jaminan setelah mengajukan petisi habeas corpus.

Seorang hakim federal memerintahkan agar dia tidak dideportasi atau dikeluarkan dari negara bagian dan dibebaskan berdasarkan perintah yang dikeluarkan oleh Hakim Distrik AS Geoffrey Crawford di Burlington.

Menurut pengajuan pengadilan 2025, Mahdawi ikut mendirikan Persatuan Pelajar Palestina di Columbia setelah serangan teroris Hamas pada 7 Oktober 2023. Dia mendirikan kelompok tersebut bersama Mahmoud Khalil.

LEBIH DARI SEBELAS PENGGERAK ANTI-ICE DITANGKAP OLEH NYPD DEKAT UNIVERSITAS COLUMBIA

Kasus deportasi Mahdawi juga berasal dari tuduhan yang berasal dari 2015, ketika dia diwawancarai oleh FBI setelah dilaporkan membuat pernyataan antisemitisme di sebuah toko senjata di Vermont dan sebuah museum senjata api.

Menurut dokumen pengadilan yang sebelumnya dikutip oleh Fox News Digital, pemilik toko mengatakan Mahdawi menyatakan minat untuk membeli senjata api, termasuk senapan runduk dan senjata otomatis.

KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDuh APLIKASI FOX NEWS

Pemilik mengklaim bahwa dia memiliki pengalaman dalam membangun senapan mesin 9mm yang dimodifikasi “untuk membunuh orang Yahudi saat dia berada di Palestina.”

Associated Press menyumbangkan laporan ini.


Sumber

About Aditya Pranawa

Aditya Pranawa berfokus pada pemberitaan politik dan isu nasional, mencakup kebijakan pemerintah, dinamika politik, parlemen, serta peristiwa penting yang berdampak pada masyarakat luas.

View all posts by Aditya Pranawa →