Trump menuju Fort Bragg untuk menyemangati pasukan khusus yang menggulingkan Maduro dari Venezuela.

Trump menuju Fort Bragg untuk menyemangati pasukan khusus yang menggulingkan Maduro dari Venezuela.

WASHINGTON — Presiden Donald Trump menuju North Carolina pada hari Jumat untuk merayakan anggota angkatan bersenjata yang menyerbu Venezuela pada hari ketiga Tahun Baru dan mengamankan pemimpin negara itu, Nicolás Maduro, untuk menghadapi tuduhan penyelundupan di AS.

Ibu negara Melania Trump juga akan melakukan perjalanan ke Fort Bragg, salah satu basis militer terbesar di dunia berdasarkan populasi, untuk menghabiskan waktu dengan keluarga militer.

Trump semakin sering melakukan perjalanan ke negara-negara yang dapat memainkan peran kunci dalam pemilihan kongres tengah tahun November, termasuk berhenti sebelum Natal di Rocky Mount, North Carolina. Gedung Putih berusaha mempromosikan kebijakan ekonomi Trump, termasuk upaya untuk menurunkan biaya hidup di saat banyak orang Amerika semakin frustrasi dengan upaya Trump untuk meningkatkan kemampuan membayar.

Presiden berbicara di Fort Bragg pada bulan Juni dalam sebuah acara yang dimaksudkan untuk mengenang ulang tahun ke-250 Angkatan Darat AS. Namun perayaan itu dibayangi oleh pernyataan partai yang menggambarkan para pengunjuk rasa di Los Angeles sebagai “hewan” dan pembelaannya terhadap pengerahan militer di sana.

Sejak saat itu, Trump telah mengerahkan National Guard ke tempat-tempat seperti Washington dan Memphis, Tennessee, serta pejabat penegak hukum federal lainnya yang terlibat dalam pengetatan imigrasi. Czar perbatasan Trump, Tom Homan, mengumumkan pada hari Kamis bahwa pemerintahan menghentikan operasi di Minnesota yang mengakibatkan penembakan fatal terhadap dua warga negara AS.

Bacaan Populer

Kali ini, kunjungan Trump dimaksudkan untuk menghormati anggota pelayanan yang terlibat dalam penggulingan dramatis Maduro oleh pemerintahannya, sebuah operasi yang ia sebut memerlukan keberanian dan senjata canggih.

Pemerintahannya sejak itu telah mendorong pengawasan luas terhadap industri minyak negara Amerika Selatan itu. Bulan depan, ia merencanakan untuk mengadakan pertemuan para pemimpin dari sejumlah negara Amerika Latin di Florida, karena pemerintahan menyoroti apa yang dianggapnya sebagai pengaruh China yang mengkhawatirkan di kawasan tersebut.

Pertemuan 7 Maret dapat memberi Trump kesempatan untuk lebih mendorong kebijakan luar negeri baru dan agresif yang dengan bangga ia sebut “Doktrin Donroe,” sebagai referensi kepada keyakinan Presiden abad ke-19 James Monroe bahwa AS harus mendominasi lingkup pengaruhnya.



Sumber

Tagged

About Aditya Pranawa

Aditya Pranawa berfokus pada pemberitaan politik dan isu nasional, mencakup kebijakan pemerintah, dinamika politik, parlemen, serta peristiwa penting yang berdampak pada masyarakat luas.

View all posts by Aditya Pranawa →