
Mantan bintang Liga Premier bintang Ruben Loftus-Cheek dilarikan ke rumah sakit pada hari Minggu setelah mengalami cedera kepala yang parah saat bermain untuk AC Milan.
Mantan Chelsea dan Crystal Palace gelandang, 30, dipasang kerah leher dan dibawa dengan tandu setelah mengalami luka parah akibat tantangan dari kiper lawan Edoardo.
Loftus-Cheek telah berusaha merebut bola dengan kiper Parma selama kekalahan 1-0 timnya di Serie A, dan ia jatuh ke tanah saat rekan-rekannya bergegas untuk memeriksanya.
Setelah periode permainan yang panjang yang membuat bintang tersebut diperiksa di lapangan, ia akhirnya dibawa ke tandu dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dilaporkan oleh Sky Sport Italia bahwa Loftus-Cheek mengalami patah tulang rahang dan menghadapi sejumlah bulan cedera.
Dikatakan juga bahwa salah satu giginya patah, dan ia sekarang akan memasuki masa pemulihan.
Kejadian itu terjadi tidak lama setelah kick-off, dengan gelandang tersebut ditarik keluar setelah 11 menit bermain.
Untuk membuat keadaan semakin buruk, timnya kalah dalam pertandingan, dengan Mariano Troilo mencetak gol penentu 10 menit sebelum waktu habis.
Hasil ini membuat Milan tertinggal 10 poin dari rival Inter di puncak Serie A. Tim Loftus-Cheek berada di urutan kedua klasemen, tetapi menghadapi tugas berat jika mereka ingin menggulingkan rival Milan mereka dalam perburuan gelar.
Loftus-Cheek telah bermain 95 kali untuk Milan sejak bergabung dari Chelsea pada 2023. Ia telah mencetak 13 gol dalam waktu tersebut dan telah menjadi pemain reguler di bawah Massimiliano Allegri.
Sebelum kedatangannya di Italia, ia telah bermain 155 kali untuk Chelsea, sambil juga menikmati masa pinjaman di Crystal Palace dan Fulham.
Jika ia pulih tepat waktu, ia juga bisa menjadi kandidat untuk skuad Piala Dunia Inggris musim panas ini, setelah dipanggil ke tim oleh Thomas Tuchel tahun lalu. Penampilan terakhirnya sebelum itu adalah pada 2018.
