
Sumber
“Setiap adegan kematian dirancang oleh seorang ilustrator. Mereka adalah ilustrator yang sudah banyak berkarya di luar negeri, namun mungkin hanya sedikit yang mengenal mereka,” ungkap Joko.Dalam acara pemutaran perdana di Jakarta, Kamis, Joko menjelaskan bahwa para pemeran “Ghost in the Cell” berasal dari berbagai latar belakang profesi.Jakarta (ANTARA) – Sutradara Joko Anwar mempersembahkan film horor komedi terbarunya berjudul “Ghost in the Cell” sebagai wadah untuk menunjukkan bakat para pekerja kreatif, menampilkan kemampuan mereka kepada publik.Beberapa di antaranya termasuk sinematografer Jaisal Tanjung, penari dan pembaca tarot Magistus Miftah, pelatih akting Faiz Vishal, serta komedian Aming, Tora Sudiro, dan Danang Suryonegoro.”Kami ingin menampilkan mereka di sini agar ‘Ghost in the Cell’ bisa menjadi panggung bagi semua orang berbakat di Indonesia,” tambahnya.Pewarta: Abdu FaisalEditor: MaryatiCopyright © ANTARA 2026″Bukan hanya aktor, tapi juga ada sinematografer, penari sekaligus pembaca tarot, pelatih akting, komedian, dan masih banyak lagi,” ujar Joko.Film “Ghost in the Cell” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2025.Baca juga: Joko Anwar libatkan enam ilustrator dalam penggarapan “Ghost in the Cell”Pengerjaan film “Ghost in the Cell” turut melibatkan enam ilustrator berbakat asal Indonesia yang pernah bekerja di studio besar seperti DC dan Marvel.Baca juga: Film “Ghost in the Cell” dapat sambutan antusias di Berlinale 2026
Baca juga: Joko Anwar tuangkan kritik sosial dalam film “Ghost in the Cell”
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
