
Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa Istana Kepresidenan di Jakarta akan dibuka untuk umum untuk halal bihalal pada hari Sabtu, Eid al-Fitr 1447 H.
“Kami telah menyiapkan Istana untuk halal bihalal menyambut semua anggota masyarakat yang ingin berkunjung,” katanya di Medan, Sumatera Utara, pada hari Jumat, 20 Maret.
Teddy menjelaskan bahwa acara tersebut direncanakan berjalan dari siang hingga sore dengan kapasitas sekitar 5.000 orang, dan pengunjung akan diterima secara bergiliran.
Istana juga telah menyiapkan fasilitas tambahan, termasuk tenda luar ruangan untuk menampung pengunjung jika area dalam mencapai kapasitas.
Ia menyatakan bahwa acara akan menampilkan berbagai tawaran makanan, termasuk hidangan tradisional Idul Fitri seperti ketupat. Selain itu, hiburan akan disediakan untuk anak-anak yang mengunjungi bersama keluarga mereka.
“Acara akan dibuka untuk umum dari siang hingga sore. Seperti tahun lalu, Istana terbuka untuk semua orang. Berbagai makanan dan hiburan untuk anak-anak akan disediakan,” ia mengonfirmasi. “Orang-orang yang berkunjung bersama keluarga untuk Eid al-Fitr, atau yang ingin mampir ke Istana, dipersilakan,” lanjutnya.
Mengenai kehadiran Presiden Prabowo Subianto di acara tersebut, Teddy mencatat bahwa itu belum pasti karena ia masih menyesuaikan jadwal presiden.
Pada Sabtu pagi, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Turkiye, sambil juga memantau respons pascabencana banjir di daerah tersebut.
Open house Istana mengikuti pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, menawarkan kesempatan kepada publik untuk berkunjung dan bersosialisasi di lingkungan Istana Kepresidenan.
Berita terkait: Prabowo merayakan Idul Fitri dengan penyintas banjir di Aceh Tamiang
Berita terkait: Prabowo menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1447 Hijriah kepada masyarakat Indonesia
Penerjemah: Fathur Rochman/Galih Pradipta, Resinta S
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
