
Baca juga: IRGC klaim serang pangkalan AL AS di Bahrain dengan rudal dan droneSerangan militer Iran ini menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan penerbangan internasional.Istanbul (ANTARA) – Angkatan Bersenjata Bahrain mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mencegat 130 rudal dan 234 drone yang berasal dari Iran sejak konflik di kawasan Teluk Persia dimulai.Sumber: AnadoluDalam keterangan tersebut, angkatan bersenjata Bahrain menekankan bahwa serangan rudal balistik dan drone ke fasilitas sipil dan properti pribadi merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan Piagam PBB.Ketegangan di Teluk Persia meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu, militer Bahrain mengungkapkan bahwa sistem pertahanan udara mereka terus bekerja untuk menangkis serangan beruntun dari Iran, sambil mengingatkan masyarakat agar tetap waspada demi keselamatan mereka.Baca juga: Arab Saudi, Bahrain, dan UEA sebut telah cegat drone dan rudal Iran
Sumber
Penduduk Bahrain diimbau untuk menghindari area yang mengalami kerusakan atau benda-benda yang mencurigakan, serta tidak merekam operasi militer yang berlangsung atau lokasi jatuhnya puing rudal.Iran kemudian merespons serangan militer tersebut dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi basis militer Amerika Serikat.Penerjemah: Nabil IhsanEditor: Rahmad NasutionCopyright © ANTARA 2026Serangan ini juga dianggap sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas dan keamanan regional, menurut pernyataan militer Bahrain.
Militer menegaskan pentingnya mendapatkan informasi dari sumber yang terpercaya dan mengikuti saluran komunikasi resmi pemerintah untuk menerima peringatan atau instruksi terbaru.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
