
Warga Amerika terjebak di Timur Tengah
Kementerian Luar Negeri AS sedang mencari cara untuk membantu warga Amerika mengevakuasi Timur Tengah. Departemen mengatakan bahwa selama beberapa hari terakhir, lebih dari 9.000 warga Amerika telah kembali dengan selamat dari daerah tersebut. Dari 9.000 tersebut, hanya 300 yang berasal dari Israel.
BARUAnda kini dapat mendengarkan artikel Fox News!
Iran dan milisi teroris proksinya telah mengeluarkan ancaman terarah terhadap universitas di Lebanon, dan Kementerian Luar Negeri telah memperingatkan warga Amerika untuk keluar sekarang sementara penerbangan komersial masih tersedia, kata pejabat AS.
Pejabat mengatakan Iran telah “secara spesifik mengancam” universitas-universitas Amerika di seluruh Timur Tengah.
Kedutaan Besar AS di Beirut menggambarkan situasi keamanan di Lebanon sebagai “volatil dan tidak dapat diprediksi.”
“Serangan udara, drone, dan serangan roket terjadi di seluruh negara, terutama di selatan, Beqaa, dan bagian-bagian Beirut,” tulis pejabat dalam sebuah peringatan keamanan.
Asap naik setelah serangan udara Israel mengenai sebuah bangunan dekat jalan bandara di Beirut, Lebanon, Selasa. (Hussein Malla/AP)
Kedutaan Besar AS di Beirut menambahkan bahwa mereka sangat menyarankan warga negara AS di Lebanon selatan, dekat perbatasan dengan Suriah, di pemukiman pengungsi dan di pinggiran selatan Beirut — termasuk Dahiyeh — untuk segera meninggalkan daerah tersebut.
“Kami merekomendasikan bahwa warga negara AS di Lebanon yang memilih untuk tidak pergi mempersiapkan rencana darurat untuk situasi darurat dan siap untuk berlindung di tempat jika situasi semakin memburuk,” menurut Kementerian Luar Negeri.

Seorang pria mengendarai skuter melewati pohon yang terbakar dan puing-puing hangus setelah serangan Israel di Beirut, Lebanon, Rabu. (Hassan Ammar/AP)
HEZBOLLAH, IRAN MELUNCURKAN SERANGAN BOM KLUSTER TERKOORDINASI KE ISRAEL DALAM ESCALASI BESAR
Penerbangan komersial ditawarkan oleh Middle East Airlines, yang beroperasi dari bandara Rafic Hariri Beirut.
Pejabat mengatakan warga Amerika harus mempertimbangkan dengan serius untuk berangkat dalam salah satu penerbangan “jika mereka percaya itu aman untuk melakukannya.”
Kedutaan Besar AS di Beirut menyediakan layanan paspor terbatas secara darurat kepada warga negara AS.

Sebuah ekskavator membersihkan puing-puing di lokasi serangan Israel pada 18 Maret di distrik Zuqaq al-Blat di pusat Beirut, Lebanon. (Khalil Ashawi/Reuters)
Semua layanan konsuler rutin, termasuk operasi visa, ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut.
KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI FOX NEWS
Orang-orang yang memiliki rencana untuk bepergian ke Lebanon harus membatalkan rencana tersebut, kata pejabat.
