Beberapa operasi pemuatan minyak di pusat UAE Fujairah dihentikan setelah kebakaran: Reuters

Beberapa operasi pemuatan minyak di pusat UAE Fujairah dihentikan setelah kebakaran: Reuters

Asap naik dari arah instalasi energi di emirate Fujairah pada 14 Maret 2026. (Foto oleh AFP melalui Getty Images) /
– | Afp | Getty Images

Beberapa operasi pemuatan minyak telah ditangguhkan di Fujairah, sebuah kota di Emirat Arab Bersatu dan pusat pengisian bahan bakar utama, setelah terjadi kebakaran di sana, lapor Reuters pada hari Sabtu mengutip sumber industri dan perdagangan.

Kebakaran yang dilaporkan terjadi setelah AS menyerang pulau Kharg Iran, sebuah pusat minyak regional yang penting, pada hari Jumat.

Kebakaran di Fujairah dimulai setelah puing-puing jatuh saat sebuah drone dicegat, lapor Reuters. Tidak ada yang terluka, menurut laporan tersebut.

Seorang juru bicara raksasa minyak negara Abu Dhabi, ADNOC, yang beroperasi di Fujairah, menolak untuk segera mengkonfirmasi kepada CNBC mengenai laporan kebakaran tersebut.

Korps Penjaga Revolusi Islam Iran, institusi militer paling elit, mengatakan pada hari Sabtu bahwa kepentingan AS di UEA, termasuk pelabuhan, dermaga, dan lokasi militer adalah target yang sah setelah serangan AS di pulau-pulau Iran, lapor Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia mengarahkan Komando Pusat AS untuk melakukan serangan udara, menghantam target-target militer di Kharg. Ia menambahkan bahwa angkatan bersenjata AS tidak “menghapus” infrastruktur minyak pulau tersebut.

Pada hari Jumat, futures minyak mentah Brent ditutup di atas $100 per barel untuk hari kedua berturut-turut. Harga patokan minyak global telah melonjak lebih dari 40% sejak perang Iran dimulai.

Para analis telah mengatakan bahwa prospek langkah AS untuk merebut Pulau Kharg, sebuah pusat strategis yang sering disebut sebagai “jalur hidup minyak” Iran, dianggap sangat berisiko tinggi, baik dari sudut pandang geopolitik maupun ekonomi.

Pulau karang sepanjang lima mil ini, yang terletak sekitar 15 mil dari pantai daratan Iran di perairan Teluk Persia utara, telah dibiarkan tidak tersentuh melalui hampir dua minggu serangan yang dipimpin AS dan Israel terhadap Iran.

— CNBC’s Emma Graham dan Reuters berkontribusi pada laporan ini.

Pilih CNBC sebagai sumber pilihan Anda di Google dan jangan lewatkan momen dari nama yang paling terpercaya dalam berita bisnis.

About Fajar Wicaksono

Fajar Wicaksono menulis berita internasional dan politik global, meliputi konflik dunia, hubungan diplomatik, serta perkembangan geopolitik yang memengaruhi kawasan dan dunia.

View all posts by Fajar Wicaksono →